Berfikir Komputasional

                     Berfikir Komputasional

Dibuat oleh :

Reisyah Haq 

Salsabila Putri Utami


1. Pengertian 

 Befikir Komputasional (Computational Thinking) adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika). Tantangan bebras menyajikan soal-soal yang mendorong siswa untuk berfikir kreatif dan kritis dalam menyelesaikan persoalan dengan menerapkan konsep-konsep berfikir komputasional.

2. Tahap Berfikir Komputasional  

Tahap satu, semsing problem adalah merupakan tahapan awal yang dilakukan untuk mendapatkan sebuah solusi atau pemecah masalah. Cara nya dengan mengenali dan melakukan proses klarifikasi masalah yang di temukan kemudian merumus  kan pertanyaan yang berkaitan dengan masalah, mengumpulkan informasi yang sesuai, mengumpul kan data yang ada, meringkas informasi, kemudian mendefinisikan tujuan yang diinginkan dari masalah tersebut.

Tahap yang kedua Defining Problem, pada tahap ini kita menentukan masalah yang ada dengan menggunakan informasi yang telah di kumpulkan secara lengkap dan efektif, kemudian memecah masalah menjadi bagian yang lebih kecil lagi dan mudah untuk dicarikan solusinya.

Tahap ketiga Derifing solutions, tahap ini berkaitan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai macam solusi yang digunakan, yaitu dengan cara memutuskan pilihan yang mungkin dan tindakan yang harus dilakukan, mengetahui seberapa banyak informasi yang digunakan untuk menghasilkan sebuah keputusan yang dipilih dari beberapa alternatif pilihan. 

Tahap empat Implemeting solutions, pada tahap ini kita menerapkan tindakan dan memberikan informasi serta solusi yang sesuai.

Tahap lima Evaluating Outcomes, pada tahap ini kita melakukan pemantauan hasil dari tindakan dan pilihan yang telah di jadikan solusi pemecah masalah.

3. Penerapan Berfikir Komputasional

Kasus : 

Kasus yang sering terjadi di sekolah adalah siswa tidak taat peraturan sekolah.

4 Tahap Semsing Problem :

a. Mengidentivikasi masalah.

Dugaan sementara kasus siswa yang tidak taat peraturan sekolah di sebabkan oleh siswa yang memiliki kepribadian awal yang keras sehingga susah di didik dan diatur oleh pihak sekolah. 

b. Merumuskan pertanyaan.

-Apakah ada siswa dikelas mu yang memiliki kasus yang tidak taat peraturan sekolah?
-Jika benar, seberapa banyak siswa yang tidak taat peraturan sekolah?
-Apa yang menyebab kan siswa tersebut tidak menaati peraturan sekolah?
-Tindakan apa yang diambil, agar para murid yang melanggar peraturan sekolah tidak mengulangi perbuatan yang sama?
-Jika sudah di terapkan tindakan tersebut apakah siswa tetap akan melakukan hal yang sama? 

c. Mengumpulkan data.
_____________ hasil wawancara___________

*Menurut narasumber satu, yaitu shakira (satu angakatan dan satu lingkungan) 
-Ada 
-banyak
-Karna mereka ingin bebas dari peraturan dan malah membuat mrk menjadi tdk di siplin
-Hukuman atau peringatan 
- sebagian bisa berhenti melakukanny tpi tdk  menghenti kemungkinan kalau mrk bakal melakukan pelanggaran itu 

* Narasumber dua dari satu lingkungan dan satu angkatan sekolah, yaitu asipa
- ada
-engga tau
- karna terlalu banyak peraturan sekolah
-memberikan nasihat yang baik dan benar
-tergantung siswanya
-bimbing aja dngn baik dan bener

*Narasumber 3, suci
-iya, benar
-menurut saya pribadi saya kurang tau berapa banya siswa yg tdk menaati peraturan skolah
-mungkin krnaa kurang nya kesadaran siswa atas peraturan² yg ada di sekolah
-menasehati nya dan memberi masukan yg baik kepada siswa agar siswa lebih memahami peraturan² yg ada di sekolah
-menurut saya tidak akan, karena dengan memberi nasehat dan masukan siswa kemungkinan akan sadar akan peraturan-peraturan di sekolah

Narasumber ke empat, nurul
-ada
-banyak
-faktor yang mempengaruhi pelanggaran siswa terhadap tata tertib sekolah adalah faktor kondisi fisik/kesehatan, emosional, mental, kecerdasan, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah, ekonomi, dan pergaulan.
-tindakan yg di ambil ialah dengan cara memberikan teguran secara lisan, memberikan pengarahan, membuatkan surat atau perjanjian, memanggil yang bersangkutan bersama orang tuanya agar yang bersangkutan tidak mengulangi lagi pelanggaran yang diperbuatnya dan diberikan sanksi yang berat seperti skorsing bahkan dikeluarkan dari sekolah. 
-nggak

Narasumber kelima, ibnu
-ada(saya)
-_
-keliru,lupa,males
-di beri sanksi
-masih, tapi menurun

Narasumber keenam, fitria
-Singkat aja nih ya ,,,,,, ada beberapa orng yg tidak menaati peraturan sekolah ,,, beberapa orng contohny saya kdng² ,,,,, keteledoran(?)egois dalam artian tidak mau mengikuti peraturan sekolah ,berbuat semauny saja ,,,,,memberinya sangsi /denda ,,,,, insyaallah dia sudah kapok ,jadi gaa

Narasumber ketujuh, rifa
-ada
-bnyak
-krgnya keketatan dan hukuman pada siswa sekolah, cara mengatasinya adalah diketatkn kmbli peraturan, kedisiplinan menurun, cara mengatasinya dgn cara melakukan penyuluhan kedisiplinan dan huuman yang berlaku
-penanganan siswa bermasalah melalui bimbingan dan konselis sama sekali tidak menggunakan bentuk sanksi apa pun, tetapi lebih mengandalkan pada terjadinya kualitas hubungan internasional yang saling percaya diantara guru bk dn siswa yang bermslh, sehingga selangkah demi selangkah siswa trsbt dpt mengarahkan diriguna tercapainya penyusuaian diri yang lebih baik.
- iya

Narasumber kedelapan, karthika
-tentu saja ada
-kemungkinan banyak
-karna kurang nya kesadaran siswa banyak menaati peraturan
 adalah hal perlu kita lakukan di sekolah.
- Tindakan nya adalah dengan cara ,tentu nya menasehati dan memberi sangsi bahwa tidak taat peraturan disekolah adalah berbuatan yang sangat tidak baik.
-kemungkinan besar ,tidak Karna sudah di beri sangsi .
Dan jika tidak di terapkan maka akan terus di tindaklanjuti

Narasumber kesembilan, azizah
-ada
-gatau deh,saking banyak nya smpe ga ke hitung
-tidak takut terhadap hukuman atau sanksi sekolah
-membuat peraturan yang lebih tegas lagi
-emm mungkin bakal ngelakuin lagi, tapi itu si tergantung murid nya, kalo murid nya ngelakuin lagi tarek aja telinganya kek pak ali

Narasumber kesepuluh, annisa
-Ada. 
-Banyak ga trhitung.
-Karna perturanya trllu ketat mungkin.
-Wajib membri hukuman atau pun sangsi. 
-Insyaallah tidak


rata rata:
Pertanyaan satu, apakah ada siswa dikelas mu yang memiliki kasus yang tidak taat peraturan sekolah?
response : ada     90%
                iy bnr  10%   

Pertanyaan kedua, seberapa banyak siswa yang tidak taat peraturan sekolah?
Response: banyak   60%
                 kurang tau  30%
                 beberapa orang 10%   



Pertanyaan ketiga, Apa yang menyebab kan siswa tersebut tidak menaati peraturan sekolah?

Response:- karena ingin bebas  
                - terlalu banyak nya peraturan     3 Orang
                - kurang nya kesadaran siswa 
                - faktor kondisi fisik/kesehatan, emosional, mental, kecerdasan, lingkungan                            - keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah, ekonomi, dan pergaulan.
                 keliru, lupa malas.
                - keteledoran,egois dalam artian tidak mau mengikuti peraturan sekolah ,berbuat                      semauny saja
                - kurangnya keketatan dan hukuman pada siswa sekolah
                - tidak takut pada hukuman atau sanksi sekolah

Pertanyaan keempat, tindakan yang diambil ,agar para murid yang melanggar peraturan sekolah tidak mengulangi perbuatan yang sama?
Response:- hukuman/ peringatan        5 Orang
                - memberi nasihat                3 Orang
                - memberi bimbingan, menasihati, dan memberi sanksi
                - membuat peraturan lebih tegas   


 
Pertanyaan kelima, Jika sudah di terapkan tindakan tersebut apakah siswa tetap akan melakukan hal yang sama? 
Response:- sebagian
                 - tergantung siswanya
                 - kemungkinan 
                 - tidak             3 Orang
                 - masih tapi sudah berkurang
                 - iya
                 - kemungkinan tidak
                 - tdk melanggar 


d. Kesimpulan masalah .

2. 

4. Kasus





Comments